Grinvilland’s Weblog
The Green Land of My Heart, Just Wanna Share About My Heart Feels and My Mind Thinks…

May
07

Kita berbicara Brave Heart atau hati yang berani, karena banyak sekali orang yang mencapai kehidupan yang berkelas hanya karena menggunakan keberanian. Apabila kemampuan tidak lebih penting dari penggunaannya, maka keberanianlah yang membuat orang menggunakan kemamapuan.

Super Point 1:
Setiap orang akan mati, tetapi tidak setiap orang benar2 hidup.

Berapa banyak orang yang hidupnya hanya siap2. Siap2 menjadi pribadi yang hebat, nanti kalau dihargai. Siap2 menjadi karyawan yang baik, nanti kalau dibayar lebih baik. Siap2 menjadi bahan yang mengabdi, nanti kalau atasannya baik, dsb.

Pertanyaannya sejak kapan kita hidup?
Sudah dari dulu, tetapi belum mengisi kehidupan dengan hal2 yang menjadikan kita hidup penuh.

Ada dua kata yang sangat berbeda artinya:
Perbuahan keberuntungan membutuhkan keberanian, tetapi pengubahan keberuntungan mensyaratkan keberanian.
Perubahan keberuntungan adalah Sesuatu yang terjadi kepada diri kita,
Pengubahan keberuntungan adalah upaya kita dalam bereaksi terhadap yang terjadi.

Yang terjadi terhadap anda, tidak lebih penting daripada yang terjadi didalam diri anda.
Semua orang bisa terkena masalah atau mirip, tetapi yang membedakan adalah reaksinya.
Ada orang yang dihina dan direndahkan, tetapi kalau reaksinya baik, maka akan kelihatan yang menghinanya-lah yang sesungguhnya rendah.

Tidak ada orang besar yang disakiti orang kecil, hanya orang yang sekelas yang melakukan itu.
Maka jadilah orang yang berani sehingga apapun yang terjadi kepada anda menghasilkan reaksi yang baik sekali.

Jalan kedepan yang paling baik adalah:
1. Bekerjaah dengan pikiran yang melihat baiknya.
2. Hatinya yang sabar, karena orang sabar itu sedang menunggu sesuatu.
3. Lakukanlah sesuatu yang baik sehingga ada alasan untuk sabar.

Kalau anda letih dengan yang rasional dan logis, berpihaklah kepada yang tidak rasional dan tidak logis. Lakukanlah hanya lakukan yang terbaik didalam yang tidak rasional.
Tuhan itu tidak bisa anda rasionalkan dan tidak bisa anda logikakakn, DIA sangat tinggi kualitasnya didalam irasionalitas dan  ketidak logisan.

Salah satu bukti irasionalitas Tuhan adalah banyak orang yang tidak ganteng tapi punya istri cantik, banyak orang yang tidak pandai tetapi kaya, banyak orang pangkatnya tinggi padahal tidak bisa apa2.

Tuhan itu sangat berwenang sekali, kalau itu sudah terjadi pada orang lain, mintalah untuk kita. Berdo’alah kepada Tuhan, “Tuhan.. saya tidak pandai, tapi hebatkan saya, Saya tidak begitu banyak mengerti, buat tetap saya berhasil. Saya tidak tampan, buat saya tetap populer”. Semakin anda sedih karena permintaan anda, semakin mudah didengar.

Super Point 2:

Kesalahan adalah biaya yang harus dibayar, untuk mencapai ketepatan hidup.

Untuk bisa tepat dalam hidup, kita harus bersedia menerima resiko salah. Karena tepat dan salah itu adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Jadi orang yang menghindari kesalahan berarti menjauhi ketepatan.

Kalau kita sedang menunju kepada ketepatan sudah otomatis ada kemungkinan salah. Orang yang ikhlas menerima kesalahan sebagai cara dan bagian biaya untuk mencari yang tepat, dia tidak melihat penderitaan dari kesalahan, tapi dia melihat janji yang ada dari semua yang salah ini.

Penyesalan itu adalah kekuatan yang membuat anda melakukan yang seharusnya dilakukan.

Sebetulnya kesombongan itu tidak ada kalau dilihat oleh orang yang sama mampunya.
Hanya orang yang lemah dan kecil, yang melihat orang yang baik yang percaya diri sebagai orang sombong.

Modal paling penting untuk berwirausaha adalah bukan uang, tetapi KETERDESAKAN. Orang harus terpaksa, baru menggunakan semua kemampuan yang ada untuk bertahan hidup.

Berani itu adalah tetap melakukan meskipun takut, tetap melakukan meskipun tidak tahu, tetap melakukan meskipun tidak siap, tetap  melakukan meskipun orang meragukan anda.

Kita itu merasa takut dan kecil hati karena tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. Tetapi justru ada orang yang karena tidak tahu nanti, dia membesarkan hati, menguatkan pendirian, dia terus berdo’a karena dia tidak tahu apa yang akan terjadi nanti.

Mulai saat ini lakukanlah, semakin takut semakin berdo’a, semakin takut semakin bersiap2, semakin kecil hati semakin menyegerakan tindakan. Karena sebagian masalah itu besar karena kita yang membesarkannya.

Yang mengeluh sekarang ini adalah orang yang melihat penderitaannya akan berlanjut. Dan orang yang sombong sekarang ini adalah orang yang melihat penderitannya pasti berlanjut. Yang selalu baik itu orang yang melihat penderitaan itu sementara, karena keluhan kita itu sementara.

Kesombongan itu tidak boleh ada  menjadi kesyukuran yang baik, karena keberhasilan itu juga sementara. Tuhan yang melebihkan kita, akan mengurangi kita, karena kita mengurangi kepantasan untuk dilebihkan. Pastilah anda tetap membangun pribadi yang pantas bagi keberhasilan.

Orang yang berani itu bukan orang yang berani mati, tetapi berani hidup dengan sepenuhnya. Orang yang betul2 berani adalah orang yang berani memikul beban dari kehidupan ini, menghadapi yang mungkin terjadi yang tidak sesuai dari yang diharapkannya, lalu beraksi dengan baik, menggunakan sebaik-baiknya sikap dalam seburuk-buruknya keadaan.

Harus ada yang kita utamakan dalam hidup ini. Orang yang mengejar dua kelinci sekaligus, tidak akan mendapat kedua-duanya, karena kedua kelinci ini tidak akan lari kearah yang sama. Lebih baik benar2 fokus dalam satu bidang, daripada menjalani dua profesi tapi tidak ada yang dijalani dengan sepenuhnya.

Salahlah tentang banyak hal, tetapi pastikan kalau anda berhasil satu bisa membayar dari kerugian semua kesalahan anda.

Lama itu pendapat bagi orang yang belum pernah mengalami, besabarlah dalam berproses karena itu sifatnya sementara.

Super Tips :

Anda harus semakin berani, saat semakin banyak orang takut.

Semakin banyak orang takut sebetulnya kita juga ikut takut. Jadi memberanikan diri dikalangan orang yang takut, menjadikan kita hanya sedikit berani dibandingkan mereka.
Kalau yang sedikit ini kita utamakan, kita akan menjadi pribadi yang menonjol. Pribadi yang berani akan cemerlang tampil dimasa yang sulit.

Orang itu terkadang ditempatkan pada keadaan yang tersudut, supaya tidak ada cara lain kecuali untuk maju.

Banyak orang  mengeluh ketika dia merasa yakin karena kemudian hasilnya gagal. Maka mulai malam ini marilah kita ganti kata YAKIN dengan HARAPAN BAIK. Karena yakin itu mengabaikan kemungkinan2 do’a itu tidak akan didengar. Berbeda dengan Berharap, karena berharapan itu sudah berupa do’a. Tanpa menyebut do’a anda sudah berdo’a, saat mengganti kata yakin dengan berharapan baik.

Semakin menderita orang, semakin percaya kepada sesuatu yang tidak bernilai. Jadi waktu anda bingung, ingat bahwa anda harus jadi orang besar, ingat bahwa anda harus jadi orang yang bernilai.

Orang bernilai itu tidak harus berkedudukan tinggi atau kaya raya sekarang, tetapi dia membesarkan anak2 yang hebat. Membangun hubungan yang mesre dengan istrinya, menghormati orang tua, santun dengan tetangga.

Kalau anda ragu akan apapun jadilah orang baik. Yakinlah pada tugas anda untuk menjadi pribadi yang bernilai.

Anda adalah bukti keberhasilan orang tua anda, kalau anda tidak berhasil membesarkan anak anda minimal seberhasil anda, anda tidak seberhasil orang tua. Padahal harapan orang tua, kita bisa membesarkan cucunya yang lebih berhasil dari dia.

Jangan coba2 menularkan keberanian, karena itu tidak akan bisa. Yang bisa anda lakukan adalah memaksa orang agar bisa bertindak seperti berani.

Jadi berlakulah anda seperti anda berani, lalu kalau benar2 dengan itu anda disebut berani. Setelah itu anda akan mendapat hadiah dari keberanian, yaitu sesuatu yang tidak akan pernah anda dapat kalau anda jadi penakut.

Jadilah pribadi yang sedikit sekali yang ditakutinya. So, biasakan diri kita diisi oleh yang memberanikan diri, dengan cara mensedikitkan hal2 yang anda sebut menakutkan.

Demikianlah resume “BRAVE HEART”.  Jika sekiranya didapati kekurangan sudilah kiranya para sahabat meluangkan waktu menambahkan untuk menyempurnakannya.

May
03

Ada hadiah yang baik sekali bagi orang yang segera salah, yaitu segera tahu kalau dia salah, sehingga dia akan segera untuk memperbaiki.

Kalau dia lama tidak melakukan apapun, dia akan mendapat hukumannya yaitu dia tidak akan pernah tahu dia benar atau salah.

Orang yang Play Save adalah makanan empuk bagi orang yang agresif, dia akan tersingkirkan dengan gerak cepat mereka. So, Play Save Is Very Unsave.

Kalau kita mau berjalan pasti kita selalu  menemui orang yang menolak kita. Kemudahan untuk disetujui adalah kwalitas pribadi pembuka jalan. Pribadi pembuka jalan mempunyai kemampuan khusus yaitu kemampuan untuk disetujui.

Terpengaruh itu adalah merubah pendapatnya untuk sama dengan pendapat kita. Jadi orang yang berpengaruh itu membuat orang lain sependapat dengannya.

Mengapa ada orang yang berjalan saja keceptannya seperti orang berlari?, karena dia tidak berlama2 untuk membuat orang setuju. Karena dia terampil membuat orang setuju atau mungkin namanya, kewenangannya, pangkatnya, tampilannya telah membuat orang setuju sebelum memeinta orang setuju.

Tempat dimana keberhasilan bisa dicapai tanpa kekecewaan namanya adalah alam impian. Apabila harapan anda lebih tinggi dari kenyataan, maka jarak ini disebut dengan kekecewaan. Itu sebabnya orang yang tersiksa dengan jarak ini, tersemangati untuk bekerja melampaui harapannya.

Orang yang bahagia itu karena yang diacapainya lebih tinggi dari yang diaharapkannya, kelebihannya disebut keberhasilan. Jangan hindari kekecewaan karena itu tanda bahwa anda harus bekerja lebih keras.

Sesuatu yang disebut keinginan itu memeiliki satu tongkat yang tidak kelihatan. Sehingga setiap kali kita mendekatinya dia akan terdorong lebih jauh. Bagi orang yang tidak mengerti tongkat ini disebut kekecewaan, bagi orang yang mengerti ini disebut harapan.

Kalau anda khawatir karena yang akan menjadi pimpinan anda adalah seorang teman, maka batalkan saja istilah teman itu, karena pasti itu bukan teman. Karena kalau dia teman anda, anda  akan sambut dia dengan suka cita. Kalau anda membangun kwalitas hidup, anda harus menjadi pribadi yang bersahabat dengan lingkungan.

Super Point 2:
Menyenangkannya perjalanan adalah pengundang rekan seperjalanan.

Kalau perjalanan anda menyenangkan akan banyak orang yang tertarik untuk berjalan bersama anda.

Keluarga adalah tempat terbuktikannya kesenangan. Kalau anda berfikir ukuran kesenangan adalah banyaknya harta, banyak orang kaya sekarang hidup tidak bahagia. Menyenangkan dalam keluarga itu tidak harus kaya. Kalau kita kenali konsep kesenagan seperti itu, kita tidak mensyaratkan banyak hal, kita hanya mensyaraktkan indahnya hati.

Kalau kita berbicara kalimat berjalan dengan kecepatan berlari adalah perjalanan yang dibandingkan dengan perjalanan orang lain. Perbandingan itu perlu karena orang dapat mengukur ketepatan dari arah perjalanannya, dia juga akan mengukur ketepatan cara.

Pembandingan itu tidak harus membuat kita merasa lebih rendah atau lebih tinggi dari orang. Pembandingan itu untuk mengukur bahwa kita butuh perbaikan, atau sudah baik dan masih mungkin memerlukan perbaikan.

Keindahan dari konsep ini adalah kita tidak menggunakan keberhasilan kita sebagai keuntungan kita diatas orang lain, atau kurangnya kita sebagai penghinaan terhadap diri sendiri.

Hidup sepenuhnya adalah hidup apa adanya, lalu melakukan perbaikan yang maksimal dari semua yang kurang dalam apa adanya.

Sebagian orang itu merasa sudah berhasil hanya karena dia punya ide.
Kita itu menilai diri kita dari yang kita pikir bisa kita lakukan,
Orang lain menilai kita dari yang sudah anda lakukan.

Cari hal kecil yang kalau berhasil menuntun ke hal yang lebih besar. Jangan pernah melakukan apapun yang tidak mempunyai ukuran besar dimasa depan.

Pointer 3:
Indahnya tempat sampai adalah pembangun keinginan
.

Tempat sampai itu harus indah, karena itu akan membuat kita ingin.
Kalau anda ingin membangun keinginan, indahkanlah tempat yang ingin anda capai itu.

Kalau mau kecewa bukan karena tidak tercapainya keinginan, kecewalah pada diri sendiri yang tidak bersungguh-sungguh membangun kemampuan untuk sampai.

Kalau anda ingin membangun kwalitas kepemimpinan pribadi, bangunlah kemmapuan untuk mengundang orang berjalan bersama anda, menjadi penyelesai, menjadi penerus, atau menjadi pebuka jalan bagi anda juga.

Orang yang sedih karena dikecilkan oleh satu dua orang adalah ornag yang tidak cukup banyak teman. Besarkan orang yang mengenal anda, besarkan orang yang mengenal kebaikan anda.

Tidak mungkin anda bisa menyenangkan semua orang, karena standard orang untuk membuat mereka senang tidak akan sama. Pastikanlah yang anda lakukan baik bagi orang lain, walaupun tidak semua yang baik orang sukai. Tetapi dengan berjalannya waktu lama2 orang akan belajar, suka atau tidak suka kalau baik itu penting bagi orang.

Kehidupan ini adalah sebetulnya maraton yang dibentuk oleh lari 100 meteran. Nyatanya alasan perjalanan adalah pembangun ketabahan.

Untuk membuat pribadi yang mudah disetujui oleh orang lain adalah Buat orang yang anda hadapi melihat bahwa anda adalah pribadi yang menguntungkannya.

Pribadi yang paling indah tempatnya disurga adalah pribadi2 yang bermanfaat bagi orang lain. Bagaimana mngkin anda menghindari kemanfaatan padahal anda ingin mencapai kemuliaan.

Wise Card:
Kalau anda membandingkan diri bandingkanlah dalam 3 hal:

  • Apa yang sudah dikerjakan
  • Apa yang sudah dihasilkan
  • Apa yang sudah dicapai, semakin jauh capaiannya semakin tidak untuk dirinya sendiri.

Perintahnya adalah pengembangan diri, agar menjadi pribadi2 yang pantas bagi pelayanan yang besar. Hal ini dilakukan supaya kita bisa berjalan dengan  betul2 kecepatan berlari.

Yang membuat kita ini tumbuh menjadi pribadi yang bukan kita adalah kita mencapai sesuatu yang bukan pantasnya untuk kita.

Jadilah pribadi yang langkah biasanya adalah langkah fenomenal bagi orang lain. Perubahan kecilnya adalah perubahan fenomenal bagi orang biasa. Pikirkanlah caranya, memang tidak selalu mudah, tapi kalau anda mencari anda akan ketemu. Maka berdo’alah malam ini karena kalau anda meminta anda akan diberi.

Nov
29
Sebuah Rahasia Ilahi
Sebuah Rahasia Allah

Dalam memilih pasangan hidup, baik bagi laki-laki maupun perempuan keduanya memiliki hak untuk memilih yang paling tepat sebagai pasangannya. Hal itu dikenal dalam Islam yang namanya ‘kufu’ ( layak dan serasi ), dan seorang wali nikah berhak memilihkan jodoh untuk putrinya seseorang yang sekufu, meski makna kufu paling umum dikalangan para ulama adalah seagama.

Namun makna-makna yang lain seperti kecocokan, juga merupakan makna yang tidak bisa dinafikan, dengan demikian PROSES MEMILIH ITU TERJADI PADA PIHAK LAKI-LAKI MAUPUN PEREMPUAN. Disisi lain bahwa memilih pasangan hidup dengan mempertimbangkan berbagai sisinya, asalkan pada pertimbangan-pertimbangan yang wajar serta Islami, merupakan keniscayaan hidup dan representasi kebebasan dari Allah yang Dia karuniakan kepada setiap manusia, termasuk dalam memilih suami atau istri. Aisyah Ra berkata, “Pernikahan hakikatnya adalah penghambaan, maka hendaknya dia melihat dimanakah kehormatannya akan diletakkan”

Rasulullah pun bersabda, “Barang siapa yang menjodohkan kehormatannya dengan orang yang fasik maka dia telah memutus rahimnya” (HR Ibnu Hibban). Nabi juga pernah memberikan pertimbangan kepada seorang sahabiyah yang datang kepadanya seraya minta pertimbangan atas dua orang yang akan melamarnya, lalu Nabi menjawab, “Adapun Muawiyah bin Abi sufyan dia sangat ringan tangan (alias gampang memukul), adapun yang lainnya adalah orang yang fakir tidak memiliki harta yang banyak.” Lalu Nabi menikahkannya dengan Zaid bin Haritsah.

Dan untuk memantapkan pilihan, terutama dari berbagai alternatif sebaiknya melakukan shalat istikhorah baik di tengah malam maupun di awalnya, dan lakukan secara berkali-kali. Jika telah dilakukan berkali-kali maka KEMANTAPAN YANG ADA ITULAH YANG INSYA ALLAH MERUPAKAN PETUNJUK-NYA, DAN ITULAH YANG LEBIH DIIKUTI. Tetapi perlu diingat, bahwa informasi yang dominan pada diri seseorang sering yang lebih berpengaruh terhadap istikhorah, oleh karena itu perlu dilakukan berkali-kali. Dan untuk membedakan apakah itu keputusan yang dominan adalah selera semata atau dominasi istikharah agak sulit, kecuali dengan berkali-kali, sekalipun salah satu tanda bahwa itu adalah petunjuk dari Allah adalah dimudahkannya urusan tersebut, tetapi hal tersebut bukan satu-satunya alamat yang mutlak.

Juga apabila persoalan apakah diri kita jual mahal atau tidak tergantung pada niat dan representasinya, karena itu Rasulullah menegaskan, “Sesungguhnya segala pekerjaan membutuhkan niat dan pekerjaan seseorang sangat dipengaruhi oleh niat. Barang siapa yang niatnya kepada Allah maka dia (dalam representasinya) akan sesuai dengan Allah dan Rasulnya, dan barang siapa yang niatnya kepada dunia atau wanita maka (representasinya) akan sesuai apa yang diniatkan” (Muttafaq alaih).

Untuk menghindarkan tuduhan itu maka buktikan dalam representasi kita sehari-hari, sebagai contoh bahwa tuduhan itu akan benar jika memang salah satu kebiasaan kita adalah chatting dengan teman-teman baru yang notabenenya lebih banyak para laki-laki untuk seorang perempuan, dan sebaliknya, berbeda misalnya kalau teman yang kita ajak chatting adalah para wanita atau dalam bahasa yang digunakan bersifat umum, tidak ada yang rahasia sehingga tidak khawatir kalau harus dibaca orang. Ini hanya sekelumit contoh yang barangkali kurang tepat untuk yang bingung memilih pasangannya. Tapi ada hal yang cukup penting untuk diketahui bahwa UNTUK MENGENAL SESEORANG TENTU TIDAK CUKUP DENGAN BERKOMUNIKASI SESAAT.

Pernah suatu hari Sahabat Umar bin al-Khattab mendengar seseorang memuji orang lain hingga Umar agak merasa keheranan lalu Umar bertanya, “Apakah kamu pernah bepergian dengannya?” Jawab orang tadi, “Belum.” “Apakah kamu pernah bertransaksi dengannya?” Jawab orang tadi, “Belum.” “Apakah kamu pernah bertetangga dengannya?” Jawab orang tadi, “Belum.” “Apakah kamu pernah melihatnya dia melakukan shalat?” Jawab orang tersebut, “Ya, aku melihat dia rajin shalat, menunaikannya sesuai dengan waktunya.” Lalu kata Umar, “Kalau begitu anda belum kenal dengan baik orang tersebut.” Tetapi untuk mengenali tiga poin pertama dari empat poin tersebut bisa dilakukan dengan cara MENANYAKAN ORANG YANG PALING DEKAT DENGANNYA, DAN YANG DAPAT DIPERCAYA.

Adapun bila kita dihadapkan suatu pilihan lebih dari satu, tentu sewajarnya seorang akan memilih yang terbaik baginya, meskipun PILIHAN TERBAIK BAGINYA TIDAK SELALU IDENTIK DENGAN PILIHAN YANG TERBAIK BAGI UMUM, KARENA SESEORANG TENTU MEMILIKI PERTIMBANGAN YANG SANGAT KHUSUS YANG TIDAK DIMILIKI ORANG LAIN.

Dari uraian diatas, kebingungan untuk memilih pasangan hidup dapat diatasi dengan beberapa tips berikut ini,

  1. pilihlah karena agamanya,
  2. kenali dengan cara menanyakan kepada orang yang paling dekat dengannya dan dapat kita percaya,
  3. letakkan niat pada tempat yang benar, karena segala perbuatan membutuhkan dan sangat dipengaruhi niat,
  4. sholat istikhorah untuk mohon petunjuk kepada Allah juga patut dilakukan,
  5. apabila semua ini telah dilakukan, maka pasrahkan diri kepada Allah SWT akan keputusan-Nya, jangan keluh kesah, karena itu tidak akan pernah menyelesaikan masalah,
  6. dan terakhir, jangan bosan untuk berbekal ilmu pernikahan :) , karena berbekal ilmu adalah lebih baik daripada tidak membekali diri pada saat masuk ke dunia yang baru.

Masalah jodoh hanya Allah yang tahu, siapa pasangan kita sebenarnya, itulah rahasia Allah. Kita hanya diminta untuk berusaha, dan Allah-lah penentunya, terkadang Dia menentukan pilihan-Nya itu diluar dugaan dan rasio kita sebagai seorang manusia, tapi itulah ketentuan Allah. Jika memang harus menerima kenyataan di luar kehendak kita, maka ingatlah untuk tidak sembarangan memberikan cinta kepada siapapun, karena kadar cinta kita kepada Allah harus lebih tinggi dari itu semua. Yang terbaik menurut Allah, itulah yang paling utama.

Selamat berjuang akhi, selamat berjuang ukhti…, mulailah dengan bismillah dan niat yang benar, insya Allah, ridho-Nya akan selalu menghampiri, dan semoga Allah selalu memudahkan urusan antum.

Wallahu alam bi showab,

=====
Author: Abu Aufa
Maraji’: Konsultasi Ustadz Bukhori Yusuf, Lc, MA dan Ustadz M. Ihsan Tandjung, Lc

Sebuah Rahasia Allah


*Sebuah Nasihat untuk diri ini sebenarnya :) Semoga bisa berbagi jalan manfaat juga buat teman-teman yang lain..

Nov
29
Akhwat Kecilku...

Akhwat Kecilku...

Seorang gadis cilik bertanya pada Ayahnya
“Abi…ceritakan padaku tentang Akhwat Sejati”
Sang Ayah pun menoleh dan tersenyum seraya menjawab

Akhwat Sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, tetapi dari
kecantikan hati yang ada dibaliknya.

Akhwat Sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, tapi dilihat dari
sejauh mana Ia menutupi bentuk tubuhnya.

Akhwat Sejati bukan dilihat dari begitu banyak kebaikan yang diberikan, tetapi dari
keikhlasan Ia memberikan kebaikan itu.

Akhwat Sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi dari
apa yang sering mulutnya bicarakan.

Akhwat Sejati bukan dilihat dari keahlIannya berbahasa, tetapi dilihat dari bagaimana caranya berbicara.

Sang Ayah terdIam sembari menatap putrinya
“Lantas apa lagi Abi…?”
Ketahuilah putriku….

Akhwat Sejati bukan dilihat dari keberaniannya berpakaian, tetapi dilihat dari
sejauh mana Ia berani mempertaruhkan kehormatannya.

Akhwat Sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan, tetapi dilihat dari
kekhawatirannya yang mengundang orang jadi tergoda.

Akhwat Sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujIan yang Ia jalani, tetapi dilihat dari
sejauh mana Ia menghadapi ujian itu dengan Syukur.

Dan Ingatlah…!!!

Akhwat Sejati bukanlah dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul, tetapi dilihat dari
sejauh mana Ia bisa menjaga kehormatannya dalam bergaul.

Setelah itu Sang anak kembali bertanya
“Siapakah yang dapat menjadi kriteria seperti itu Abi…?”
Sang Ayah memberikan sebuah buku dan berkata

“Pelajarilah mereka!!”
Sang anak pun mengambil buku itu dan terlihat sebuah tulisan
“ISTRI PARA NABI”

Meski kita bukanlah salah satu dari Istri Nabi
Tapi meneladaninya adalah sebuah bentuk kecintaan kita terhadap
Allah SWT.

*Sebuah Artikel yang cukup sering kutemui di blog2 teman-teman yang lain..Semoga Bermanfaat buat teman2 Akhwat ataupun Ikhwan..dan khususnya bagi ikhwan yang telah menjadi Abi dari seorang Putri…. :)

Nov
22
Mind Mapping

Mind Mapping

Hmm..Tulisanku kali ini hanya ingin mencoba berbagi apa yang sedang aq coba ingin lebih mengerti..
Berawal dari di pinjamkannya sebuah buku dari kantorku berjudul “Buku Pintar Mind Map” karya Tony Buzan..
Aq hanya ingin mencoba berbagi dengan teman-teman semua, dan berharap bisa bermanfaat untuk kehidupan kelak kita yang lebih baik..

Aq hanya coba menulis kembali, tulisan dalam buku ini yang menurutku menarik untuk dicerna lebih dalam, berikut beberapa kutipan yang bisa
teman-teman simak:

“Mind Map membantu kita dalam hal:
1. Merencana
2. Berkomunikasi
3. Menjadi Lebih Kreatif
4. Menghemat Waktu
5. Menyelesaikan Masalah
6. Memusatkan perhatian
7. Menyusun dan menjelaskan pikiran-pikiran
8. Mengingat dengan lebih baik
9. Belajar lebih cepat dan efisien
10. Melihat ‘Gambar Keseluruhan’”

“Menurut Michael Michalko, dalam buku terlarisnya Cracking Creativity, Mind Map akan:
1. Mengaktifkan seluruh otak
2. Membereskan akal dari kekusutan mental
3. Memungkinkan kita berfokus pada bahasan
4. Membantu menunjukkan hubungan antara bagian-bagian informasi yang saling terpisah
5. Memberi gambaran yang jelas pada keseluruhan dan perincian
6. Memungkinkan kita mengelompokkan konsep, membantu kita membandingkannya.
7. Mensyaratkan kita untuk memusatkan perhatian pada pokok bahasan yang membantu mengalihkan informasi tentangnya dari ingiatan jangka pendek ke ingatan jangka panjang

Secara luas, aq rasa Mind Mapping ini akan cukup bermanfaat untuk kita implementasi dalam kehidupan kita sehari-hari..
Smuanya bisa lebih terencana dan sistematis..
Dan tanpa kita sadari ternyata Mind Mapping ini membantu Otak kita dalam hal mengingat sesuatu..
Coba ja untuk mengamalkannya dalam keseharian kita, karna hal ini tentunya memerlukan latihan demi latihan hingga fikiran kita terbiasa.
Untuk lebih lengkap silahkan baca ja bukunya :)

Jul
10

“Allahumma bariklana Fii Rajaba wa Sya’ban wa balighna Ramadhan..”
Ya Allah..Ya Tuhan Kami..Berkahilah kami di Bulan Rajab dan Syahban dan Sampaikanlah Kami kepada Bulan Ramadhan..

Teman-teman,
Saat ini kita telah memasuki bulan Rajab, Mari berdoalah sejenak..
Doa itulah yang terucap dari lisan Rasulullah SAW pada saat telah memasuki bulan Rajab..
Ramadhan benar-benar telah dekat..tapi kita tidak akan pernah tau apakah kita masih memiliki umur untuk sampai k bulan suci itu..
Hanya Allah yang tahu..dan hanya doalah yang mampu terucap dari lisan kita ini mengharapkan Allah memberi kesempatan kita tuk sampai k bulan Ramadhan..
Ya Allah..kabulkanlah permohonan kami..kami tidak ada daya atas segala kekuasaanMu…amiin..

Sahabatku..
Bertekadlah dalam hati..tuk menjadikan Ramadhan esok Ramadhan terbaik dalam hidup kita..
Entah sudah berapa kali Ramadhan yang telah kita lalui tapi hanya terlewati begitu saja…tanpa rasa dan seakan terasa hampa..
Sungguh besar rahmat Allah jika memberikan kesempatan kita tuk sampai ke bulan Ramadhan..Bagaimana bila tidak..?
Akankah kita akan melewati kesempatan itu begitu saja..
Bersiaplah dan bersemangatlah untuk mempersembahkan yang terbaik yang kita miliki..

Lalu apa yang harus kita persiapkan…?
Mudahnya aq coba ambil cerita seorang atlit pelari…
Ketika seorang atlit pelari ingin mengikuti sebuah kejuaraan..ia sadar ia harus mempersiapkan dirinya sebaik mungkin..
Bahkan 3 sampai 6 bulan sebelumnya..ia sudah giat berlatih..dan menjaga kestabilan fisiknya..
Namun sebenarnya ketika ia tidak berlatih, ia tetap akan bisa mengikuti kejuaran itu..
Tapi apa yang dihasilkan tidaklah akan maksimal..dibandingkan dengan ketika ia berlatih sebelumnya..

Bayangkanlah Ramadhan itu sebagai ajang kejuaraan buat kita semua..
Ajang kejuaraan international untuk seluruh umat muslim di dunia..untuk saling berlomba dalam kebaikan (Fastabiqul Khairat)..
Mari bersiaplah dengan perbekalan terbaik yang kita bisa..
Buatlah target terbaik yang ingin kita capai di Ramadhan esok…
Pelajari dengan baik ilmunya..agar kita tidak salah melangkah…

Mulailah tuk berusaha shaum minimal shaum sunnah senin kamis…agar tubuh kita tidak terkaget ketika berpuasa nanti..
Perbanyak tilawah kita..usahakan sudah mulai berlatih tuk tilawah 1 juz/hari..Ya minimal banget 2 halaman dech..
Tapi harus rutin di setiap harinya ya..
Trus, usahakan tuk shalat berjama’ah di masjid dan di awal waktu…
Oiya..klo bisa..
Mulailah tuk bisa qiyamulail (shalat malam) minimal 3 kali/pekan..
Karna malam di bulan ramadhan nanti terlalu sayang untuk dilewati tanpa qiyamulail..

Kawan-kawan,
Mungkin cukup sekian dulu tulisanku ini..
Mudah-mudah tulisan yang begitu singkat ini bisa menggugah setiap diri kita dan khususnya untuk diriku sendiri..
untuk berbekal dan mempersiapkan diri kita..tuk menjemput rahmat dan ampunan Allah di bulan Ramadhan esok..insyaAllah…

Wallahu ‘alam bisshawab..

Jul
10

Hmm..tulisan kali ini aq mau mencoba sedikit mencurahkan apa yang ada difikiranku dan apa yang aq fahami
tentang arti sebuah ujian, yang terkadang mungkin beberapa dari kita telah kurang tepat mengartikan dan memahami
ujian-ujian yang diberikan Allah untuk kita..
Selamat menyimak ya…mudah-mudahan bermanfaat :)

Untuk kalimat pembuka, aq teringat dengan kalimat ini yang menggambarkan begitu indahnya Islam itu..
“Disaat Allah menguji kita dengan ujian kelapangan, kemudahan..kita bersyukur, syukur jadi kebaikan..
Disaat Allah manguji kita dengan ujian kesempitan, kesulitan..kita bersabar, sabar jadi kebaikan juga…”
Subhanallah..Coba teman-teman fahami lebih dalam kalimat itu..entah kenapa aq ngerasa ada kekuatan tersendiri dengan kalimat itu..
Disinilah letak ketenangan hati itu untuk apapun yang terjadi pada diri kita..karena dari setiap ujian yang Allah berikan,
ternyata Allah menghendaki ada kebaikan setelah ujian yang Allah berikan untuk kita..
Baik itu ujian kelapangan ataupun kesempitan..Allah menghendaki ada kebaikan yang bisa kita raih untuk meningkatkan derajat kita dimata Allah..

Tapi ternyata gak sedikit dari kita yang salah memahami arti ujian yang Allah berikan..
Ketika Allah menguji kita dengan ujian kesempitan, tapi kenapa kita malah membuat prasangka kalau Allah sudah tidak sayang lagi sama kita..dan cenderung untuk berputus asa..
Ketika Allah menguji kita dengan ujian kelapangan, ternyata kita lebih cenderung lupa untuk mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan..
Terbayangkah betapa sedihnya Allah, melihat kita salah mengartikan kasih sayangNya melalui ujian-ujian yang diberikan ini..
Ya Allah..ampuni hamba jika diri yang dhaif ini pernah salah mengartikan ujianMu..
Terkadang air mata ini tak tsadar mengalir begitu saja, ketika menyadari bahwa ternyata semua ini terjadi karena kasih sayang Allah…
Allah telah mengatur setiap kejadian demi kejadian dengan begitu sempurnanya..

Teman-teman..
Nikmat manalagikah yang akan kita dustakan..? Nikmat manalagikah..?
Percayalah..semua ini terjadi karena kasih sayang Allah..
Bahkan ketika kita melakukan kesalahan, Allah masih berkenan untuk membukakan pintu maafnya jika kita menyadari dan menyesali kesalahan itu..
Apa yang terjadi jika di setiap kesalahan yang kita lakukan, Allah langsung menurunkan azabnya kepada kita..
Mungkin mata ini bisa langsung dibutakan Allah, jika kita telah melihat sesuatu yang diharamkan untuk dilihat oleh Allah..
Mungkin pita suara ini bisa dicabut oleh Allah, karena lisan ini telah begitu sering menyebarkan ghibah, fitnah, mencela, menghina, kasar, dan kawan-kawannya..
Ya Allah..ampuni atas segala kesalahan kami… :’(

Kembali ke ujian..Mudahnya fahami ujian itu sama halnya saja seperti halnya dulu kita pernah mengalami ujian di setiap kita ingin naik ke jenjang yang lebih tinggi waktu kita masih di sekolah dulu..
bukankah jika kita ingin naik kelas, kita harus melewati ujian-ujian terlebih dahulu..dari situlah baru bisa terlihat apakah kita pantas untuk dinaikkan ke jenjang yang lebih tinggi..ataukah memang blum pantas..
bedanya pada system ujian Allah..tidak akan bisa pake acara contek-contekan biar bisa naek kelas..hehe..
Dan sama halnya dengan ujian pada system sekolah..anak-anak SD ya akan diberikan ujian SD dan bukan ujiannya anak SMP atau SMA..karena memang ada tingkatannya sesuai apa yang sudah difahami..
Itulah yang dimaksudkan Allah di surat Al-Baqarah:286..
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya..”.

Pembahasan mengenai ujian ini mungkin tidak akan cukup jika dibahas secara menyeluruh di tulisan ini tapi paling tidak sepenggal tulisan ini bisa memicu kita untuk mencerna
dan mencari hikmah dari setiap ujian yang Allah berikan ke kita..
Bahkan semangatku yang hadir begitu saja untuk menulis ini..karna hasil sekian ujian-ujian yang Allah berikan..
walau sebenarnya aq sadar aq belum pantas untuk menulis..tp aq niatkan ini tuk mengharap pintu maaf Allah atas segala kesalahanku selama ini…
Tips sederhana dariku cukup simpel tp mudah-mudahan efektif..yaitu berprasangka baiklah (husnudzon) atas apapun yang diberikan Allah kepada kita..

Mungkin cukup sekian dulu untuk tulisanku kali ini…
Mohon maaf atas ya segala kekurangan yang ada..mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi siapapun yang membacanya… :)
Wallahu’alam bisshawab…

Jul
10

Ada apakah sebenarnya, mengapa sekian banyak insan manusia yang telah menikah mengibaratkan perjalanan sebuah rumah tangga dengan salah satu ciptaan Allah yang bernama “Samudera” kenapa tidak dengan “sungai” ataupun “laut”..? Mungkin sejenak pertanyaan inilah yang menghinggapi fikiran kita segenap hamba Allah yang belum menikah..

Iya..seperti teman-teman fahami..seperti itulah dahsyatnya samudera itu.. Pernikahan yang aq fahami di ibaratkan sebuah perjalanan panjang sebuah kapal menuju ssuatu yg kita tuju..yaitu Surga Allah.. Di dalam sebuah kapal, kita membutuhkan ssorang Nakhoda kapal yang dalam hal ini adalah tanggung jawab seorang suami.. Seorang Nakhoda kapal yang profesional harus mempunyai bekal ilmu bagaimana menghadapi derasnya ombak, menghadapi dahsyatnya tiupan angin, menghadapi badai yg bisa saja hadir di saat yg tidak terduga di saat kita lengah.. dan yang paling penting seorang Nakhoda kapal harus tahu akan dibawa kemanakah kapal itu akan ia bawa..

Saudaraku..
Sebelum kita memutuskan untuk menaiki kapal itu..mari berbekalah..
Menikah itu membutuhkan ilmu, percayalah jika kita tidak terbekali dengan ilmu..pernikahan yang akan dijalani akan terasa begitu berat dan hambar..
Entah sudah berapa pasangan yang harus berakhir dengan perceraian..anak-anak yang telah terenggut hak kasih sayangnya dari orang tua mereka..
Entah sudah berapa jumlah kasus perselingkuhan baik suami ataupun istri..
Ya Allah..hamba berlindung kepadaMu atas ini…

Saat ini mungkin sudah terbilang jarang yang memahami artinya indahnya kejujuran, kesetiaan, dan menjaga arti kepercayaan..
Terkadang kita memang aneh ya,
kita tidak suka jika di bohongi, tapi kita sendiri tidak jujur..
kita tidak suka jika di khianati, tapi kita sendiri tidak setia..
kita tidak suka jika kepercayaan kita dinodai..tapi kita sendiri menodai arti sbuah kepercayaan..
Aq jadi teringat..kalimat dibawah ini..
“Setiap perbuatan yang kita lakukan baik itu baik atau buruk..maka akan kembali kepada pembuatnya.”
“Apa yang kita tanam itulah yang akan kita petik suatu saat nanti”
Maka silahkan pilih apakah yang ingin kita tanam..ssuatu yang baikkah ataukah yang buruk..
Jadi berhati2lah dan beristighfarlah jika kita telah tmasuk melakukan perbuatan yang tidak baik itu..
Dan tebarkan indahnya kebaikan itu dimanapun kita berada..

Sebenarnya aq belum cukup berani dan belum pantas untuk menuliskan tentang ini..apa yang aq tulis ini hanyalah sekedar apa yang aq fahami yang aq ambil dari sepenggal hikmah dari kejadian nyata orang-orang yang ada di sekitarku..dan aq niatkan sbg pengingat untuk pribadi aq sendiri untuk mempersiapkan bekal itu sbelum mengarungi samudera pernikahan ini..tp yang lebih lagi aq sangat ingin bisa jd jalan utk teman-teman yang membaca ini..

Untuk sebagai penutup tulisan ini, sepertinya kurang lengkap jika tidak ada kejelasan yang terperinci perbekalan seperti apakah yang dimaksud.. Pertama, niatkanlah menikah karna Allah, pasangan kita sama halnya seperti kita yang memiliki sekian kekurangan dan keterbatasannya..karna tidak akan ada yang sempurna..
Demi Allah, hidup di dunia yang fana ini hanyalah untuk sementara..di akhiratlah sesungguhnya kekekalan itu.. Sebagai suami berkewajiban untuk membimbing istrinya..membawa keluarganya tuk mempersiapkan kehidupan rumah tangga di akhirat kelak..
Pelajarilah tentang indahnya akhlaq rasulullah khususnya sebagai seorang suami, bagaimana sebegitu romantisnya beliau di kehidupan rumah tangganya..

Mohon maaf ya..jika ada kata-kata yang kurang berkenan bagi siapapun yang membaca ini… Wallahu’alam bisshawab..

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.